KONSEP ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE (ICG) SEBAGAI MANAJEMEN DAN TATA KELOLA BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.24903/je.v14i1.1957Keywords:
Manajemen dan tata kelola, Implementasi, Islamic Corporate GorvernanceAbstract
Keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang dapat diprediksikan dari nilai-nilai yang dianut dan dijadikan share value. Proses pemilihan nilai-nilai luhur yang akan dijadikan landasan visi dan misi perusahaan telah berkembang sangat dinamis. Konsepsi kegiatan dalam lingkup ekonomi syariah mengarah pada pencapaian tujuan syariah atau Maqashid al-Syariah. Penerapan tata kelola perusahaan yang baik adalah prasyarat untuk mempertahankan keberlangsungan perusahaan atau lembaga. Penelitian ini dilakukan pada BAZNAS Provinsi Kaltim menggunakan metode penelitian kualitatif. Hal ini dipilih untuk mengungkap dan memahami sesuatu di balik sebuah fenomena yang masih sangat sedikit diketahui. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis induktif, yaitu suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh, yang selanjutnya dikembangkan menjadi hipotesis. Hasil dalam penelitian ini, konsep Islamic Corporate Governance (ICG) adalah perkembangan lanjut dari konsep Good Corporate Governance (GCG) Prinsip Tata Kelola Perusahaan Konvensional sebenarnya dicakup oleh prinsip Tata Kelola Perusahaan Islam. Transparansi mengacu pada shiddiq, akuntabilitas mengacu pada shiddiq dan amanah, tanggung jawab mengacu pada amanah, tabliq, dan fathanah, keadilan mengacu pada shiddiq dan amanah. Hal yang perlu digarisbawahi adalah bahwa meskipun prinsip-prinsip tata kelola perusahaan konvensional tercakup dalam prinsip-prinsip tata kelola perusahaan Islam, tidak berarti bahwa mereka adalah hal yang sama. Karena dasar hukum yang digunakan berbeda, pelaksanaan dan penerapannya pun akan berbeda
References
Ahmad Shodiq, Implementasi Islamic Corporate Governance (ICG) : Studi Kasus Pada BMT Nusantara Umat Mandiri Kalidawir Tulungagung, The International Journal Of Applied Bussines, TIJAB, Vol.1 No.2 November 2017
AM, Abu-Tapanjeh. (2009). Corporate Governance from The Islamic Perspective. Critical Perspective on Accounting, Vol 20: hlm. 556-567.
Amerta Mardjono, 2005. “A Tale of Corporate Governance: Lessons Why Firms Fail”, Managerial Auditing Journal, Vol. 20 No. 3, April 2005, hlm. 272–283
Ascarya, 2018. “Akad & Produk Bank Syriah”. Jakarta: Rajawali Pers.
Asrori, Implementasi islamic corporate governance dan implikasinya terhadap kinerja bank syariah . Jurnal Dinamika Akuntansi, Vol.6, No.1, PP.90- 102. ISSN 2085-4277, 2018
Endraswati, H. (2015). Konsep Awal Islamic Corporate Governance: Peluang Penelitian yang Akan Datang, Jurnal Muqtasid, Volume 6 Nomor 2, Pascasarjana Universitas Sebelas MaretSurakarta, 2015
Endraswati, H. (2018). Islamic Corporate Governance. Yogyakarta: Deepublish.
Hasan, Zulkifli. (2012). Corporate Governance in Islamic Financial Institutions: an Ethical Perspective. Prime Journal of business Admnistration and Management ISSN: 2251-1261. Vol. 2(1), January 4th: 405-411.
Hasanah, SM, Romi Kurniawan, 2019. “Konsep Islamic Corporate Gorvernance sebagai tata kelola perusahaan Bakpiapia Djogja”, Journal of Enterprise and Development (JED) ISSN: 2685-8258. Vol.1 (2), Desember: 73-86
J, Lexy. Moleong. (1993). Metodologi Penelitian Kualitatif . Bandung: Rosdakarya
Kuncoro, Mudrajad. (2003). Metode Riset Untuk Bisnis & Ekonomi, Edisi 3. Yogyakarta: Erlangga
Mardjono, Amerta. (2005). "A Tale of Corporate Governance: Lessons Why Firms Fail", Managerial Auditing Journal. Vol. 20 Iss 3: 272 – 283
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta
________. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods), cet. Ke-4. Bandung: Alfabeta
________. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sugiarto, Vemmy Mayditri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.