Pengembangan Produk Gula Aren Jahe Merah Instan sebagai strategi Diversifikasi Usaha pada Produsen Gula Kelapa Gondo Arum Asri

Authors

  • Rahmatullah Ayu Hasmiati a:1:{s:5:"en_US";s:41:"Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur";}
  • Menik Yuni indriati Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Idham Cholid Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Sofia Ulfa Eka Hadiyanti Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Arbansyah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.24903/jam.v10i01.3810

Keywords:

pengolahan, gula aren, gula merah, Diversifikasi Produk, Nilai Tambah, Minuman instant, UMKM naik kelas, Gondo Arum Asri

Abstract

Koperasi Produsen Gondo Arum Asri merupakan salah satu produsen gula kelapa aren di Kabupaten Wonosobo, JawaTengah, yang berhasil menembus pasar ekspor melaluikemitraan industri. Namun, permasalahannya terletak pada tingginya ketergantungan penjualan secara curah kepada eksportir dengan margin keuntungan yang minim sehingga rentan terhadap fluktuasi pasar. Sementara itu, Gondo Arum Asri memiliki bahan baku gula aren yang belum optimal dikembangkan dan hanya dijual dalam bentuk curah dengan nilai jual yang rendah. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini akan menerapkan strategi diversifikasi portofolio produk untuk menciptakan sumber pendapatan baru. Metodologi yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan fokus area sebagai berikut: (1) Studi kelayakan pasar produk turunan gula aren; (2) Pelatihan teknologi proses dan formula minuman instan gula aren jahe merah, (3) Dukungan desain kemasan ritel dan branding; dan (4) Analisis nilai tambah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Gondo Arum Asri mampu memanfaatkan teknologi baru untuk memproduksi minuman instan gula aren jahe merah dalam kemasan ritel yang siap jual. Analisis nilai tambah menunjukkan bahwa dengan mengolah 1 kg gula aren(sebelumnya diperdagangkan dalam jumlah besar seharga Rp32.000 menjadi produk minuman instan (4 kantong@250g), Gondo Arum Asri mampu meraih total pendapatan sebesar Rp100.000. Strategi diversifikasi ini terbukti mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi gula aren dan membuka peluang pasar B2C baru bagi Gondo Arum Asri, sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan pada perdagangan ekspor gula kelapa B2B.

Author Biographies

Idham Cholid, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Koperasi Produsen Gondo Arum Asri merupakan salah satu produsen gula kelapa aren di Kabupaten Wonosobo, JawaTengah, yang berhasil menembus pasar ekspor melaluikemitraan industri. Namun, permasalahannya terletak pada tingginya ketergantungan penjualan secara curah kepada eksportir dengan margin keuntungan yang minim sehingga rentan terhadap fluktuasi pasar. Sementara itu, Gondo Arum Asri memiliki bahan baku gula aren yang belum optimal dikembangkan dan hanya dijual dalam bentuk curah dengan nilai jual yang rendah. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini akan menerapkan strategi diversifikasi portofolio produk untuk menciptakan sumber pendapatan baru. Metodologi yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan fokus area sebagai berikut: (1) Studi kelayakan pasar produk turunan gula aren; (2) Pelatihan teknologi proses dan formula minuman instan gula aren jahe merah, (3) Dukungan desain kemasan ritel dan branding; dan (4) Analisis nilai tambah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Gondo Arum Asri mampu memanfaatkan teknologi baru untuk memproduksi minuman instan gula aren jahe merah dalam kemasan ritel yang siap jual. Analisis nilai tambah menunjukkan bahwa dengan mengolah 1 kg gula aren(sebelumnya diperdagangkan dalam jumlah besar seharga Rp32.000 menjadi produk minuman instan (4 kantong@250g), Gondo Arum Asri mampu meraih total pendapatan sebesar Rp100.000. Strategi diversifikasi ini terbukti mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi gula aren dan membuka peluang pasar B2C baru bagi Gondo Arum Asri, sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan pada perdagangan ekspor gula kelapa B2B.

Sofia Ulfa Eka Hadiyanti, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Koperasi Produsen Gondo Arum Asri merupakan salah satu produsen gula kelapa aren di Kabupaten Wonosobo, JawaTengah, yang berhasil menembus pasar ekspor melaluikemitraan industri. Namun, permasalahannya terletak pada tingginya ketergantungan penjualan secara curah kepada eksportir dengan margin keuntungan yang minim sehingga rentan terhadap fluktuasi pasar. Sementara itu, Gondo Arum Asri memiliki bahan baku gula aren yang belum optimal dikembangkan dan hanya dijual dalam bentuk curah dengan nilai jual yang rendah. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini akan menerapkan strategi diversifikasi portofolio produk untuk menciptakan sumber pendapatan baru. Metodologi yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan fokus area sebagai berikut: (1) Studi kelayakan pasar produk turunan gula aren; (2) Pelatihan teknologi proses dan formula minuman instan gula aren jahe merah, (3) Dukungan desain kemasan ritel dan branding; dan (4) Analisis nilai tambah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Gondo Arum Asri mampu memanfaatkan teknologi baru untuk memproduksi minuman instan gula aren jahe merah dalam kemasan ritel yang siap jual. Analisis nilai tambah menunjukkan bahwa dengan mengolah 1 kg gula aren(sebelumnya diperdagangkan dalam jumlah besar seharga Rp32.000 menjadi produk minuman instan (4 kantong@250g), Gondo Arum Asri mampu meraih total pendapatan sebesar Rp100.000. Strategi diversifikasi ini terbukti mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi gula aren dan membuka peluang pasar B2C baru bagi Gondo Arum Asri, sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan pada perdagangan ekspor gula kelapa B2B.

Arbansyah, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Koperasi Produsen Gondo Arum Asri merupakan salah satu produsen gula kelapa aren di Kabupaten Wonosobo, JawaTengah, yang berhasil menembus pasar ekspor melaluikemitraan industri. Namun, permasalahannya terletak pada tingginya ketergantungan penjualan secara curah kepada eksportir dengan margin keuntungan yang minim sehingga rentan terhadap fluktuasi pasar. Sementara itu, Gondo Arum Asri memiliki bahan baku gula aren yang belum optimal dikembangkan dan hanya dijual dalam bentuk curah dengan nilai jual yang rendah. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini akan menerapkan strategi diversifikasi portofolio produk untuk menciptakan sumber pendapatan baru. Metodologi yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan fokus area sebagai berikut: (1) Studi kelayakan pasar produk turunan gula aren; (2) Pelatihan teknologi proses dan formula minuman instan gula aren jahe merah, (3) Dukungan desain kemasan ritel dan branding; dan (4) Analisis nilai tambah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Gondo Arum Asri mampu memanfaatkan teknologi baru untuk memproduksi minuman instan gula aren jahe merah dalam kemasan ritel yang siap jual. Analisis nilai tambah menunjukkan bahwa dengan mengolah 1 kg gula aren(sebelumnya diperdagangkan dalam jumlah besar seharga Rp32.000 menjadi produk minuman instan (4 kantong@250g), Gondo Arum Asri mampu meraih total pendapatan sebesar Rp100.000. Strategi diversifikasi ini terbukti mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi gula aren dan membuka peluang pasar B2C baru bagi Gondo Arum Asri, sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan pada perdagangan ekspor gula kelapa B2B.

References

Mujib, A., Hermawan, A., Suseno, S. H., Nugroho, D. A., & Suryadarma, P. (2019). Pelatihan Pembuatan Gula SemutAren dan Jahe merah Instan di Desa Botosari, Paninggaran, Pekalongan. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian KepadaMasyarakat, 5(3), 226–231.

Mulyani, S., Rahmawati, R., Fathurrahman, F., & Hidayat, A. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui DiversifikasiProduk Gula Aren di Desa Setiling, Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal PEPADU, 5(3), 480-487

Ratnawati, A., & Arifin, B. (2021). Strategi PengembanganUMKM Pangan Berorientasi Ekspor. Jurnal ManajemenAgribisnis, 19(2), 112-125.

Sari, D. K., Santosa, I., & Nugroho, B. A. (2021). AnalisisNilai Tambah dan Strategi Pemasaran Gula Semut Aren (StudiKasus di Kelompok Tani Hutan (KTH) Bapinggano DesaPurbasari). Jurnal Agribisnis, 10(1), 74-88.

Sulistia, W., Asnawi, A., & Ningsih, R. (2022). Pendampingan Peningkatan Kualitas Kemasan dan LegalitasIzin Edar P-IRT pada UMKM. Jurnal Pengabdian KepadaMasyarakat Cendisia, 2(2), 163-170.

Suryani, D. (2019). Peran Diversifikasi Produk dalamMeningkatkan Daya Saing UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 30-41.

Widayati, S. (2020). Tren Konsumsi Minuman FungsionalBerbasis Empon-Empon di Indonesia. Jurnal Pangan Sehat, 5(2), 88-97.

Downloads

Published

2026-01-17

How to Cite

Ayu Hasmiati, R., indriati, M. Y., Cholid, I., Hadiyanti, S. U. E., & Arbansyah. (2026). Pengembangan Produk Gula Aren Jahe Merah Instan sebagai strategi Diversifikasi Usaha pada Produsen Gula Kelapa Gondo Arum Asri. Jurnal Abdimas Mahakam, 10(01), 132–142. https://doi.org/10.24903/jam.v10i01.3810

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.