Sosialisasi Sumber Mata Air dan Dampak Sumur Bor di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar

Authors

  • Tigo Mindiastiwi Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
  • Pipit Skriptianata Putra Pranida Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
  • Bambang Widodo Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
  • Nicko Fadhil Muhammad Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

DOI:

https://doi.org/10.24903/jam.v8i02.2992

Keywords:

Dampak; Sumur Bor; Mata air

Abstract

Desa Kemuning terletak di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar memiliki obyek wisata Jembatan Kaca Kemuning Sky Hills. Permasalahan pada obyek wisata yaitu belum adanya sarana toilet umum. Desa Kemuning memiliki potensi sumber mata air yang melimpah, akan tetapi lokasinya terlalu jauh dari obyek wisata. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk mengkaji serta melakukan sosialisasi sumber mata air dan dampak yang ditimbulkan dari pembuatan sumur bor. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan survey untuk mengetahui kondisi eksisting dan permasalahan yang ada, survey dilakukan pada tanggal 18 Desember 2023. Tahap kedua yaitu identifikasi masalah terkait sumber mata air dan dampak sumur bor. Tahap selanjutnya yaitu perencanaan terkait permasalahan di lokasi pengabdian. Tahap akhir dilakukan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Desa Kemuning pada tanggal 3 Januari 2024, kegiatan ini dihadiri oleh 13 peserta yang terdiri dari Pemerintah Desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan perwakilan tokoh Masyarakat. Berdasarkan kajian dan diskusi bersama maka di Desa Kemuning khususnya di lokasi obyek wisata tidak diperlukan pembuatan sumur bor karena dampak yang ditimbulkan sangat berisiko yaitu penurunan muka air tanah. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi kepada peserta dalam memahami sumber mata air serta dampak dari pembuatan sumur bor.

References

Abidin, Hasanuddin Z., Heri Andreas, Irwan Gumilar, Yoichi Fukuda, Yusuf E. Pohan, and T. Deguchi. 2011. “Land Subsidence of Jakarta (Indonesia) and Its Relation with Urban Development.” Natural Hazards 59(3):1753–71. doi: 10.1007/s11069-011-9866-9.

Custodio, Emilio. 2002. “Aquifer Overexploitation: What Does It Mean?” Hydrogeology Journal 10(2):254–77. doi: 10.1007/s10040-002-0188-6.

Fujianti, Lailah, Shinta Budi Astuti, and Rizki Ramadhan Putra Yasa. 2021. “Perhitungan Harga Pokok Produksi (Cost) Hasil Produk Inovatif UMKM Desa Kemuning Ngargoyoso Jawa Tengah.” SULUH: Jurnal Abdimas 2(2):89–96. doi: 10.35814/suluh.v2i2.1902.

Gasperzs, Rolling, Helen Riupassa, Marthina Mini, Program Studi, Teknik Pertambangan, Program Studi, and Teknik Mesin. 2020. “Pembuatan Sumur Bor Untuk Pengadaan Air Bersih.” 1(1):37–42.

Gleeson, Tom, Kevin M. Befus, Scott Jasechko, Elco Luijendijk, and M. Bayani Cardenas. 2016. “The Global Volume and Distribution of Modern Groundwater.” Nature Geoscience 9(2):161–64. doi: 10.1038/ngeo2590.

Hendrayana, Heru. 2007. “Pengelolaan Air Tanah Di INDONESIA Sebuah Ulasan Dan Pemikiran.” Buku Ketahanan Air UGM.

Howard, K. W. F., and K. K. Gelo. 2001. “Intensive Groundwater Use in Urban Areas: The Case of Megacities.” Intensive Use of Groundwater Challenges and Opportunities 35–58.

Mukherjee, Abhijit, Soumendra Nath Bhanja, and Yoshihide Wada. 2018. “Groundwater Depletion Causing Reduction of Baseflow Triggering Ganges River Summer Drying.” Scientific Reports 8(1):1–9. doi: 10.1038/s41598-018-30246-7.

Pilihanto, Gigih, and Ivan Chofyan. 2023. “Strategi Pengentasan Kemiskinan Di Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar.” Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning 3(1):41–49. doi: 10.29313/bcsurp.v3i1.6210.

Sony Adiya Putra. 2022. “Analisa Dampak Sumur Bor Dalam Terhadap Muka Air Tanah Dan Ekonomi Sosial Masyarakat.” Jurnal Teknik Sipil Dan Arsitektur 27(1):49–55. doi: 10.36728/jtsa.v27i1.1638.

Sukartini, Ni Made, and Samsubar Saleh. 2016. “Akses Air Bersih Di Indonesia.” Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 9(2):89–98.

Taylor, Richard G., Bridget Scanlon, Petra Döll, Matt Rodell, Rens Van Beek, Yoshihide Wada, Laurent Longuevergne, Marc Leblanc, James S. Famiglietti, Mike Edmunds, Leonard Konikow, Timothy R. Green, Jianyao Chen, Makoto Taniguchi, Marc F. P. Bierkens, Alan Macdonald, Ying Fan, Reed M. Maxwell, Yossi Yechieli, Jason J. Gurdak, Diana M. Allen, Mohammad Shamsudduha, Kevin Hiscock, Pat J. F. Yeh, Ian Holman, and Holger Treidel. 2013. “Ground Water and Climate Change.” Nature Climate Change 3(4):322–29. doi: 10.1038/nclimate1744.

Voss, Katalyn A., James S. Famiglietti, Minhui Lo, Caroline De Linage, Matthew Rodell, and Sean C. Swenson. 2013. “Groundwater Depletion in the Middle East from GRACE with Implications for Transboundary Water Management in the Tigris-Euphrates-Western Iran Region.” Water Resources Research 49(2):904–14. doi: 10.1002/wrcr.20078.

Downloads

Published

2024-07-25

How to Cite

Mindiastiwi, T., Pranida, P. S. P., Widodo, B., & Muhammad, N. F. (2024). Sosialisasi Sumber Mata Air dan Dampak Sumur Bor di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar. Jurnal Abdimas Mahakam, 8(02), 441–447. https://doi.org/10.24903/jam.v8i02.2992

Issue

Section

Articles