CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat

Authors

  • Aisya Amelia Universitas Lambung Mangkurat
  • Ahla Syauqia Universitas Lambung Mangkurat
  • Destisa Denti Seiza Pratiwi Universitas Lambung Mangkurat
  • Beny Acah Yakwan Universitas Lambung Mangkurat
  • Iskandar Public Health Study Program, Undergraduate Program, Faculty of Medicine and Health Sciences, Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.24903/jam.v10i01.3909

Keywords:

Diare, Edukasi, Pemberdayaan Masyarakat, Pengabdian Masyarakat

Abstract

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama yang memengaruhi angka kesakitan dan kematian, terutama di masyarakat pedesaan dengan akses terbatas terhadap air bersih dan sanitasi yang layak dan tingkat pengetahuan yang rendah, khususnya tentang tatalaksana diare. Hal ini dapat dicegah dan dikurangi angka kejadiannya dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan judul “CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tatalaksana diare, sehingga angka kematian dan kesakitan akibat diare dapat dikurangi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan sikap dan pengetahuan yang signifikan tentang pencegahan diare dan pembuatan Cairan Rehidrasi Oral (CRO) yang benar. Program ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju praktik sanitasi yang lebih baik. Sebagai kesimpulan, kegiatan pengabdian CINTA SEHAT terbukti efektif dapat meningkatkan sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan tatalaksana diare dan perilaku PHBS.

Author Biographies

Aisya Amelia, Universitas Lambung Mangkurat

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama yang memengaruhi angka kesakitan dan kematian, terutama di masyarakat pedesaan dengan akses terbatas terhadap air bersih dan sanitasi yang layak dan tingkat pengetahuan yang rendah, khususnya tentang tatalaksana diare. Hal ini dapat dicegah dan dikurangi angka kejadiannya dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan judul “CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tatalaksana diare, sehingga angka kematian dan kesakitan akibat diare dapat dikurangi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan sikap dan pengetahuan yang signifikan tentang pencegahan diare dan pembuatan Cairan Rehidrasi Oral (CRO) yang benar. Program ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju praktik sanitasi yang lebih baik. Sebagai kesimpulan, kegiatan pengabdian CINTA SEHAT terbukti efektif dapat meningkatkan sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan tatalaksana diare dan perilaku PHBS.

Ahla Syauqia, Universitas Lambung Mangkurat

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama yang memengaruhi angka kesakitan dan kematian, terutama di masyarakat pedesaan dengan akses terbatas terhadap air bersih dan sanitasi yang layak dan tingkat pengetahuan yang rendah, khususnya tentang tatalaksana diare. Hal ini dapat dicegah dan dikurangi angka kejadiannya dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan judul “CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tatalaksana diare, sehingga angka kematian dan kesakitan akibat diare dapat dikurangi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan sikap dan pengetahuan yang signifikan tentang pencegahan diare dan pembuatan Cairan Rehidrasi Oral (CRO) yang benar. Program ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju praktik sanitasi yang lebih baik. Sebagai kesimpulan, kegiatan pengabdian CINTA SEHAT terbukti efektif dapat meningkatkan sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan tatalaksana diare dan perilaku PHBS.

Destisa Denti Seiza Pratiwi, Universitas Lambung Mangkurat

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama yang memengaruhi angka kesakitan dan kematian, terutama di masyarakat pedesaan dengan akses terbatas terhadap air bersih dan sanitasi yang layak dan tingkat pengetahuan yang rendah, khususnya tentang tatalaksana diare. Hal ini dapat dicegah dan dikurangi angka kejadiannya dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan judul “CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tatalaksana diare, sehingga angka kematian dan kesakitan akibat diare dapat dikurangi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan sikap dan pengetahuan yang signifikan tentang pencegahan diare dan pembuatan Cairan Rehidrasi Oral (CRO) yang benar. Program ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju praktik sanitasi yang lebih baik. Sebagai kesimpulan, kegiatan pengabdian CINTA SEHAT terbukti efektif dapat meningkatkan sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan tatalaksana diare dan perilaku PHBS.

Beny Acah Yakwan, Universitas Lambung Mangkurat

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama yang memengaruhi angka kesakitan dan kematian, terutama di masyarakat pedesaan dengan akses terbatas terhadap air bersih dan sanitasi yang layak dan tingkat pengetahuan yang rendah, khususnya tentang tatalaksana diare. Hal ini dapat dicegah dan dikurangi angka kejadiannya dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan judul “CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tatalaksana diare, sehingga angka kematian dan kesakitan akibat diare dapat dikurangi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan sikap dan pengetahuan yang signifikan tentang pencegahan diare dan pembuatan Cairan Rehidrasi Oral (CRO) yang benar. Program ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju praktik sanitasi yang lebih baik. Sebagai kesimpulan, kegiatan pengabdian CINTA SEHAT terbukti efektif dapat meningkatkan sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan tatalaksana diare dan perilaku PHBS.

Iskandar, Public Health Study Program, Undergraduate Program, Faculty of Medicine and Health Sciences, Universitas Lambung Mangkurat

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama yang memengaruhi angka kesakitan dan kematian, terutama di masyarakat pedesaan dengan akses terbatas terhadap air bersih dan sanitasi yang layak dan tingkat pengetahuan yang rendah, khususnya tentang tatalaksana diare. Hal ini dapat dicegah dan dikurangi angka kejadiannya dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan judul “CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tatalaksana diare, sehingga angka kematian dan kesakitan akibat diare dapat dikurangi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan sikap dan pengetahuan yang signifikan tentang pencegahan diare dan pembuatan Cairan Rehidrasi Oral (CRO) yang benar. Program ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju praktik sanitasi yang lebih baik. Sebagai kesimpulan, kegiatan pengabdian CINTA SEHAT terbukti efektif dapat meningkatkan sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan tatalaksana diare dan perilaku PHBS.

References

Dea Ananda Br.SK, Nur Asiyah Siregar, Rahmah Fadlilatu Syahadah, Akmal Fiqhi Ranu Mahendra, Ananda Nurmairani Laoli, & Putra Apriadi Siregar. (2023). Gambaran Sanitasi Dasar dengan Kejadian Diare di Kawasan Risiko Banjir. Journal of Educational Innovation and Public Health, 1(3), 24–31. https://doi.org/10.55606/innovation.v1i3.1466

Fadilah, A. R., & Rosya, S. (2025). Factors Affecting the Incidence of Diarrhea in Toddlers in Indonesia: A Review. Journal of Epidemiology and Health Science, 2(2), 40–46. https://doi.org/10.36685/jehs.v2i2.1232

Herlina, S., Noriko, N., Hadiansyah, A., & Yusuf, A. M. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Pengetahuan, Sikap, Dan Praktik Terkait Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 02(02), 52–56. https://doi.org/10.36722/jpm.v2i2.381

Khatimah, H., Fakhrurrazy, F., Muttaqien, F., Ulfah, F., Khairiyah, S., Yuliana, I., & Maulana, I. (2024). Handwashing with Soap Training for Elementary School Children Along the Martapura Riverbank. Community Empowerment, 9(9), 1384–1389. https://doi.org/10.31603/ce.12013

Mashuri, Haryatie, Nirmalasari, N., Putera, G. M. P., Iskandar, Sekartaji, H. L., & Suhartono, E. (2024). Peningkatan Budaya Literasi Melalui Pelatihan Publikasi Karya Ilmiah Bagi Guru Smk. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 0982–0987. Retrieved from https://journal.ummat.ac.id/index.php/jpmb/article/view/22829

Murti, T., Hanafiah Juni, M., Rahman, H. A., & Salmiah, M. . (2024). The Influence of Knowledge and Health Service in The Usage of Oral Rehydration Salts in Diarrhea Management for Children Under 5 Years; Case Study in Balikpapan, Indonesia. Jurnal EduHealt, 15(01), 400–4111. https://doi.org/10.54209/eduhealth.v15i01

Praditya, A., Prastricia, M. A., Yaliza, N., Iskandar, & Suhartono, E. (2025). Sampah Keliling (SALING): Edukasi dan Pemberdayaan Desa Sungai Bangkal, Banjar, Kalimantan Selatan. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 4(3), 178–184. https://doi.org/10.20527/ilung.v4i3

Purnama, T. B., Wagatsuma, K., & Saito, R. (2025). Prevalence and Risk Factors of Acute Respiratory Infection and Diarrhea Among Children Under 5 Years Old in Low-Middle Wealth Household, Indonesia. Infectious Diseases of Poverty, 14, 1–10. https://doi.org/10.1186/s40249-025-01286-9

Sangalang, S. O., Lemence, A. L. G., Ottong, Z. J., Valencia, J. C., Olaguera, M., Canja, R. J. F., … Kistemann, T. (2022). School Water, Sanitation, and Hygiene (WaSH) Intervention to Improve Malnutrition, Dehydration, Health Literacy, and Handwashing: A Cluster-Randomised Controlled Trial in Metro Manila, Philippines. BMC Public Health, 22, 1–16. https://doi.org/10.1186/s12889-022-14398-w

Sidebang, P. (2021). Pemberdayaan dan Peningkatan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kelurahan Dorpedu Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 2(2), 235–242. https://doi.org/10.33394/jpu.v2i2.4154

Suhartono, E., Aflanie, I., Muthmainah, N., & Kartika, S. (2022). Pemanfaatkan Incenerator Limbah Infeksius: Upaya Menekan Penyebaran Covid-19 Kluster Sekolah Eko. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 2(2), 254–260. https://doi.org/10.20527/ilung.v2i2.6103

Suparmi, S., Sasman, M. F., Ratnawati, R., & Rustanti, N. (2025). Hygiene and Food Safety Practices Among Mothers as Predictors of Diarrhea Risk in Toddlers in Purwawinangun Village, West Java, Indonesia. Frontiers in Public Health, 13, 1–6. https://doi.org/10.3389/fpubh.2025.1530828

Suprapto, S., & Arda, D. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Barombong. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 1(2), 77–87. https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss2.957

Suryono, H., Winarko, M., & Nurmayanti, D. (2024). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Desa Barengkarajan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo Dalam Implementasi PHBS Dalam Program Percepatan ODF (Open Devecation Free) Melalui Pemberdayaan Masyarakat Mewujudkan Pencegahan Penyakit Menular Tahun 2024. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(3), 532–546. https://doi.org/10.36312/linov.v9i3.2088

Vilasari, D., Nabila Ode, A., Sahilla, R., Febriani, N., Purba, H., Kunci, K., … Masyarakat, ; (2024). Peran Promosi Kesehatan Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) : Studi Literatur The Role of Health Promotion in Increasing Community Awareness of Non Communicable Diseases (NCDs): A Literature Study Artikel Review. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(7), 2635–2648. https://doi.org/10.56338/jks.v7i7.5626

Yunitawati, D., Khairunnisa, M., Mulyantoro, D. K., Ashar, H., & Latifah, L. (2025). Diarrhea Among Children Under-Five: Comparing Risk Factors in Urban and Rural Areas in Indonesia. Clinical Epidemiology and Global Health, 35, 1–6. https://doi.org/10.1016/j.cegh.2025.102136

Downloads

Published

2026-02-11

How to Cite

Amelia, A., Syauqia, A., Pratiwi, D. D. S., Yakwan, B. A., & Iskandar. (2026). CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat. Jurnal Abdimas Mahakam, 10(01), 227–235. https://doi.org/10.24903/jam.v10i01.3909

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.