Edukasi Pola Makan Sehat dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue bagi Kader Posyandu RT 15 Kelurahan Damai, Balikpapan Kota

Health Education on Balanced Nutrition and Dengue Hemorrhagic Fever Prevention among Posyandu Cadres in RT 15 Damai Village, Balikpapan City

Authors

  • Karyati Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman
  • Karina Rayhan Permana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman
  • Ratu Innaya Ika Nurfadilla Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman
  • Rifka Nurul Salsabila Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman
  • Dhea Aurelia Ayu Pradita Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Mulawarman
  • Meisy Titania Dea Amanda Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Mulawarman
  • Muhammad Subahan Aprisal Fani Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman
  • Nadira Desyifa Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman
  • Rafidah Halimah Nurtyas Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman
  • Rizky Fahlevi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulawarman
  • Tio Ifansah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulawarman

Keywords:

Edukasi, gizi seimbang, makan sehat, Demam Berdarah Dengue, kader posyandu

Abstract

Kesehatan anak usia pertumbuhan sangat dipengaruhi oleh pemenuhan gizi seimbang dan lingkungan yang bersih. Namun, di RT 15 Kelurahan Damai, Balikpapan Kota, masih ditemukan permasalahan gizi seperti stunting serta tingginya angka penularan Demam Berdarah Dengue (DBD). Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu-ibu posyandu, mengenai pola makan sehat dan pencegahan DBD. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada 5 Agustus 2025 di rumah Ketua RT 15 dengan metode penyuluhan partisipatif. Materi meliputi edukasi pola makan seimbang, sumber gizi penting, serta langkah pencegahan DBD melalui gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang), menjaga kebersihan lingkungan, dan pengenalan gejala dini. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta interaksi langsung dengan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu-ibu posyandu sangat antusias, ditandai dengan diskusi aktif mengenai pola makan anak, kesulitan memberi sayuran, hingga cara menambah berat badan anak. Sosialisasi DBD juga mendapat respon positif, dengan meningkatnya pemahaman ibu-ibu tentang ciri nyamuk Aedes aegypti, gejala DBD pada berbagai tingkatan, serta langkah pertolongan pertama sebelum ke fasilitas kesehatan. Dampak nyata dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan peserta mengenai pentingnya gizi seimbang dalam mendukung pertumbuhan kognitif dan fisik anak, sekaligus meningkatnya kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan demi menekan risiko penyebaran DBD. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini terbukti mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Untuk keberlanjutan, direkomendasikan adanya program rutin dengan melibatkan puskesmas dan kader posyandu agar edukasi dan praktik pola hidup sehat dapat terus diterapkan.

Downloads

Published

2026-01-18

How to Cite

Karyati, Permana, K. R., Nurfadilla, R. I. I., Salsabila, R. N., Pradita, D. A. A., Amanda, M. T. D., … Ifansah, T. (2026). Edukasi Pola Makan Sehat dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue bagi Kader Posyandu RT 15 Kelurahan Damai, Balikpapan Kota: Health Education on Balanced Nutrition and Dengue Hemorrhagic Fever Prevention among Posyandu Cadres in RT 15 Damai Village, Balikpapan City. Jurnal Anggrek Hitam, 3(1), 21–30. Retrieved from https://journal.uwgm.ac.id/abdimasanggrekhitam/article/view/3734

Issue

Section

Artikel