FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOREJO SAMARINDA TAHUN 2017

  • Novi Anggun Pusvitasary Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman Jl.Sambaliung Kampus Gunung Kelua Telp.0541703134
Keywords: Related Factors, Toddler Pneumonia, Case

Abstract

Pneumonia disease is the leading cause of death of babies in the world. The prevalence of pneumonia in infants is 18.5 / mil. Data from Samarinda City Health Office during the last 1 year there are 91 cases of pneumonia in Karang Anyar Village and 63 cases in Teluk Lerong Ulu Village. Factors causing pneumonia are toddler factors, behavioral factors, and environmental factors. The results show there is a relationship between house humidity (p value = 0,013; OR = 0,192), house dwelling density (p value = 0,024; OR = 0,214), and family member smoking behavior (p value = 0,006; OR = 10,450) with incidence of pneumonia in toddlers in the Working Area of Puskesmas Wonorejo Samarinda. There was no correlation between house temperature (p value = 0,214; OR = 0,337), house lighting (p value = 0,095; OR = 3,188) and family disease history (p value = 0,707; OR = 0,753) with Pneumonia occurrence in infant in region Work Puskesmas Wonorejo Samarinda. It was concluded that there was a relationship between house humidity, home dwelling density, and smoking behavior of family members with the incidence of pneumonia in infants. It is recommended to be able to apply housing health requirements that meet health standards to reduce the incidence of pneumonia in infants and change smoking habits.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmadi, U.F., 2011. Dasar-dasar Penyakit Berbasis Lingkungan, Jakarta: Rajawali Press.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2002. Pedoman pemberantasan dan penatalaksanaan ISPA.Direktoral Jendral Kesehatan Masyarakat, Direktorat Promosi

Kesehatan. Dinkes Kota Samarinda. Profil Kesehatan Kota Samarinda 2016. Samarinda: Dinkes Kota Samarinda.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 829/Menkes/SK/VII/1989 tentang Persyaratan kesehatan perumahan. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2002.

Komalasari, Dian & Helmi, Avin Fadilla. 2000. Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Merokok Pada Remaja. Jurnal Psikologi, 28: 37-47.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI tahun 2013.

Ramdani, Duni. 2006. Hubungan Kondisi Fisik Kesehatan Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Pneumonia Pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dauwan Kabupaten Majalengka.

Sinaga, Sugihartono, dan Hanani D. 2008. Analisis Kondisi Rumah Sebagai Faktor Risiko Kejadia Pneumonia Pada Balita di Wilayah Puskesmas Sentosa Baru Kota Medan Tahun 2008.

Sugihartono dan Nurjazuli. 2012. Analisis Faktor Risiko Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kota Pagar Alam. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia.Vol 11. No 1. April 2012.

Published
2018-08-03
How to Cite
Pusvitasary, N. A. (2018). FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOREJO SAMARINDA TAHUN 2017. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2), 76-87. https://doi.org/10.24903/kujkm.v3i2.338
Section
Articles