Kompetensi Absolut Dan Alat Bukti Dalam Perkara Waris Atas Pembagian Harta Bersama

Indonesia

  • Diga Arnoldus Sahabat Sitepu Faculty of Law, Universitas Diponegoro
  • Fifiana Wisnaeni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro
Keywords: Kompetensi Absolut, Alat Bukti

Abstract

Latar Belakang

Dasar bagi hakim dalam menilai alat bukti sebagai dasar dalam mengabulkan gugatan perkara waris serta kewenangan pengadilan dalam memutuskan perkara waris harus sesuai dengan ketentuan Perundang – Undangan dan asas – asas umum yang berlaku dan tepat. Tentang perkara waris dimana setelah pewaris meninggal, harta warisan yang berupa harta bersama belum dibagi. Pewaris menikah sebanyak 3 (tiga) kali semasa hidupnya, dan meninggalkan 2 (dua) orang istri serta 6 (enam) orang anak kandung. Penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang, Pertama kompetensi absolut Pengadilan Negeri yang mengadili dan Kedua tentang alat bukti, yaitu dengan adanya alat bukti apakah yang dijadikan dasar oleh hakim dalam mengambil keputusan.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis yuridis normative dengan spesifikasi penelitian inventarisasi Perundang – Undangan dan teori hukum. Jenis dan sumber data meliputi data primer berupa bahan hukum primer yaitu putusan Pengadilan Negeri dan Perundang – Undangan, bahan hukum sekunder berupa teori hukum dan bahan hukum tersier yang mendukung penelitian ini, pustaka dibidang hukum, hasil penelitian, artikel ilmiah, dokumen – dokumen hukum. Penyajian data dalam bentuk uraian – uraian yang tersusun secara deskriptif dan naratif.

Hasil Penelitian

Berdasarkan penelitian dari aspek filosofis, aspek teoritis dan aspek yuridis ditemukan bahwa dasar untuk menentukan kompetensi absolut dan alat bukti dalam perkara waris atas pembagian harta bersama adalah Undang-Undang No. 2 Tahun 1986 Tentang Peradilan Umum dan yang dijadikan alat bukti adalah surat sebagai bukti otentik.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa, kompetensi Absolut Pengadilan negeri dalam memutuskan perkara Waris Atas Pembagian Harta Bersama berdasarkan pada Undang – Undang yang berlaku yaitu Undang – Undang No. 2 Tahun 1986 Tentang Peradilan Umum. Hakim dalam menentukan pembuktian berdasarkan hasil pemeriksaan persidangan tersebut telah diperoleh fakta – fakta hukum bahwa alat bukti yang dijadikan sebagai dasar dalam memutuskan perkara yaitu alat bukti otentik berupa surat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A, Rasyid Roihan, Hukum Acara Peradilan Agama (Jakarta: Raja Grafindo, 2000)
Badilag, Mahkamah Agung –, Pedoman Pelaksanaan Tugas Dan Administrasi Peradilan Agama : Buku 2 (Jakarta: Mahkamah Agung Republik Indonesia, 2011)
Busthanul Arifin, Pelembagaan Hukum Islam Di Indonesia: Akar Sejarah, Hambatan, Dan Prospeknya (Jakarta: Gema Insani Press, 1996)
Dja’is, Mochammad, and R. M. J. Koosmargono, Membaca Dan Mengerti HIR (Semarang: Badan Penerbit UNDIP, 2008)
Inayatur Rahman Kapa, ‘Analisis Yuridis Terhadap Putusan Hakim Tentang Gugatan Sengketa Pembagian Harta Waris Dan Sengketa Hak Milik’, Jurnal Hukum Perdata UIN Walisongo, 15.4 (2018), 87–92
Riduan, Syahroni, Hukum Acara Perdata Di Lingkungan Peradilan Umum (Jakarta: Pustaka Kartini, 2015)
Roni Hanitjo Soemitro, Metode Penelitian Hukum Dan Jurimetri (Jakarta: Ghalia Indonesia, 1982)
Suteki, Galang Taufani, Metodologi Penelitian Hukum ( Filsafat, Teori, Dan Praktik) (Depok: Rajawali Pers, 2017)
Wulan, Sortantio Retno, Hukum Acara Perdata Dalam Teori Dan Praktek (Bandung: Mandar Maju, 2013)

PERUNDANG-UNDANGAN
Undang-Undang No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman
Undang-Undang No. 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama
Undang-Undang No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama
Undang-Undang No. 2 Tahun 1986 tentang Peradilan Umum
HIR (Herzien Inlandsch Reglement)
Published
2021-02-20
How to Cite
Arnoldus Sahabat Sitepu, D., & Wisnaeni, F. (2021). Kompetensi Absolut Dan Alat Bukti Dalam Perkara Waris Atas Pembagian Harta Bersama: Indonesia. Yuriska : Jurnal Ilmiah Hukum, 13(1), 1-18. https://doi.org/10.24903/yrs.v13i1.1186
Section
Articles