Penguatan Kapasitas Guru Melalui Penelitian Tindakan Kelas dan Penulisan Karya Ilmiah

Main Article Content

Titi Darmi
Reni Kusmiarti
Ira Yuaniati

Abstract

Upaya meningkatkan mutu pendidikan dengan cara mengoptimalkan semua sumberdaya yang ada. Guru merupakan sumberdaya yang pertama dan utama dalam peningkatan mutu pendidikan. Mutu pendidikan ditentukan bagaimana  proses belajar mengajar yang dilakukan guru di kelas dapat terlaksana dengan efektif dan efisein. Agar pelaksanaan proses belajar mengajar berdaya guna untuk menghasilkan luaran yang baik. Maka, guru penting melakukan evaluasi dengan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan PTK kekurangan atau kelemahan yang terjadi dalam proses belajar mengajar dapat teridentifikasi dan terdeteksi, guru dapat menemukan solusi dari masalah yang timbul di kelasnya. Hasil PTK tersebut, guru dapat membuat karya ilmiah dan menyebarkan informasi hasil penelitian ke dalam jurnal yang baik. Kegiatan Pelatihan PTK dan penulisan Karya ilmiah bagi guru SDN 76 Kota Bengkulu, telah melakukan berbagai tahapan diantaranya : 1) telah berkonsultasi, merancang dan mensepakati program kegiatan ini bersama mitra; 2) telah melakukan sosialisasi kegiatan; 3) telah melakukan pelatihan PTK dan Penulisan Karya Ilmiah; 4) telah melakukan klinik proposal bagi guru yang membuat proposal PTK. Kegiatan ini masih banyak kekuranganya, mengingat sulitnya memotivasi para guru yang hampir 64% akan menghadapi masa pensiun, dilain pihak ada 36% guru yang memiliki potensi dan memiliki kebermanfaatan yang tinggi terhadap hasil PTK dan Penulisan karya Ilmiah, memiliki kesibukan yang sangat tinggi. Ketersediaan waktu untuk melakukan klinik hanya pada hari sabtu, sedangkan sabtu banyak kegiatan social yang sudah terjadwal.

 

Article Details

How to Cite
Darmi, T., Kusmiarti, R., & Yuaniati, I. (2020). Penguatan Kapasitas Guru Melalui Penelitian Tindakan Kelas dan Penulisan Karya Ilmiah. Jurnal Abdimas Mahakam, 4(1), 90-98. https://doi.org/10.24903/jam.v4i1.779
Section
Articles

References

Alison Abraham. (2015). Action researching power in an ESL and academic writing classroom. Qualitative Research Journal, Vol. 15(Issue: 2), pp.155-165. https://doi.org/10.1108/QRJ-12-2014-0068
Audrey B. Wood. (2016). Classroom-based action research with secondary school students of English Literature: A teacher-researcher’s reflection. English Teaching: Practice & Critique, Vol. 16(Issue: 1), pp.72-84. https://doi.org/10.1108/ETPC-08-2016-0100
Darmi, T., & Suwitri, S. (2017). Strengthening the Capacity of Human Resources Apparatus in the Implementation of New Autonomous Regions. European Journal of Social Sciences, 55, 427–438. Retrieved from http://www.europeanjournalofsocialsciences.com/
Erika C. Piazzoli. (2014). Reflection-in-action in cross-language qualitative research. Qualitative Research Journal, Vol. 15(Issue: 1), pp.74-85. https://doi.org/10.1108/QRJ-10-2013-0059
Fitriana, R., Nur, D. R., & Arbain, A. (2017). Pelatihan dan Simulasi IELTS bagi Mahasiswa dan Dosen di Lingkungan Fakultas Pendidikan dan Keguruan Program Studi Bahasa Inggris Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Jurnal Abdimas Mahakam, 1(2), 88–95.
Glen I. Earthman, L. K. L. (2009). Teacher attitudes about classroom conditions. Journal of Educational Administration, Vol. 47(Issue: 3), pp.323-335. https://doi.org/10.1108/09578230910955764
Grindle, M. (2010). Good Governance: The Inflation of an Idea. Harvard University, Center for International Development, (June), 1–21.
Horton, D., Alexaki, A., Bennett-lartey, S., Brice, K. N., Campilan, D., Carden, F., … Duong, L. T. (2002). Organizations around the World.
Vicki Park, Elise St. John, Amanda Datnow, B. C. (2017). The Balancing Act: Student Classroom Placement Routines and the Uses of Data in Elementary Schools. Journal of Educational Administration, Vol. 55(Issue: 4). https://doi.org/10.1108/JEA-09-2016-0098