Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Guru-Guru di SLB Negeri Martapura

Main Article Content

Muh. Fajaruddin Atsnan
Rahmita Yuliana Gazali
Fujianor Maulana
Syarief Fajaruddin

Abstract

Mayoritas guru di SLB Negeri Martapura, Kalimantan Selatan, mengalami kesulitan dalam melakukan penelitian dan penulisan artikel ilmiah di jurnal pendidikan, serta menulis buku-buku untuk anak SLB di penerbit maupun media massa. Padahal, banyak masalah baik itu tentang pembelajaran maupun anak di SLB, yang bisa diangkat sebagai judul penelitian maupun artikel. Salah satu solusi untuk menjawab masalah guru-guru SLB Negeri Martapura adalah dengan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Guru-guru di SLB Negeri Martapura Kabupaten Banjar. Pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya. Tujuannya pengabdian ini adalah memberikan motivasi kepada guru-guru SLB Negeri Martapura untuk menyusun PKB dalam bentuk (1) sosialisasi selayang pandang tentang PKB; (2) workshop penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK); (3) workshop menulis di jurnal Pendidikan; dan (4) workshop menulis buku-buku pendidikan dan artikel ilmiah populer di media massa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru-guru SLB Negeri Martapura lebih termotivasi untuk menyusun PKB, berupa menyusun PTK (proposal), menulis di jurnal, serta menulis buku-buku untuk anak SLB dan artikel ilmiah (opini) di media massa, meskipun baru sebatas draft.

Article Details

How to Cite
Atsnan, M. F., Gazali, R. Y., Maulana, F., & Fajaruddin, S. (2020). Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Guru-Guru di SLB Negeri Martapura. Jurnal Abdimas Mahakam, 4(1), 29-36. https://doi.org/10.24903/jam.v4i1.548
Section
Articles

References

Anif, S., & Zainuddin, A. (2014). Pengembangan model peningkatan kompetensi profesional guru bidang studi biologi pasca sertifikasi berbasis CPD (continuous professional development) di Surakarta [Universitas Muhammadiyah Surakarta]. http://hdl.handle.net/11617/5647
Arifin, Z. (2017). Mengembangkan instrumen pengukur critical thinking skills siswa pada pembelajaran matematika abad 21. Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics), 1(2). https://doi.org/10.31949/th.v1i2.383
Assingkily, M. S., & Mesiono, M. (2019). Karakteristik kepemimpinan transformasional di Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta relevansinya dengan visi pendidikan Abad 21. MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 147–168. https://doi.org/10.14421/manageria.2019.41-09
Chinien, C., & Singh, M. (2009). Overview: Adult education for the sustainability of human kind. In International Handbook of Education for the Changing World of Work (pp. 2521–2535). Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-1-4020-5281-1_166
Gray, L., & Leaton, S. (2005). An enquiry into continuing professional development for teachers. Esmee Fairbairn.
Ibda, H. (2017). Peningkatan kompetensi profesional guru SD/MI melalui menulis di media. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1). https://doi.org/10.34001/tarbawi.v14i1.610
Jamali, Y. (2019). Kompetensi supervisi kepala sekolah dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. SUSTAINABLE, 2(1), 1–22. https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/sus/article/view/979
Jelita, N., Arum, W. S. A., & Zulaikha, S. (2017). Strategi pengembangan kualitas guru melalui program pengembangan keprofesian berkelanjutan di SMK Al-Bahri Bekasi (Bekasi, 2017.
Kristati, S. (2015). Teachers of arts and culture and the continuing professional development. Imaji: Jurnal Seni Dan Pendidikan Seni, 13(2). https://doi.org/10.21831/imaji.v13i2.7890
Lessing, A., & Witt, M. de. (2007). The value of continuous professional development: Teachers’ perceptions. South African Journal of Education, 27(1), 53–67. https://www.ajol.info/index.php/saje/article/view/25098
Lucas, B., Spencer, E., & Claxton, G. (2012). How to teach vocational education: A theory of vocational pedagogy (London (ed.)). City & Guilds.
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya, Pub. L. No. 16, Peraturan Menteri (2009).
Nurdin, M. (2018). Peningkatan kompetensi profesionalisme guru pendidikan Agama Islam melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) berbasis pembelajaran aktif: Penelitian di Madrasah Aliyah Husnul Khotimah Kabupaten Kuningan Jawa Barat. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Ono, Y., & Ferreira, J. (2010). A case study of continuing teacher professional development through lesson study in South Africa. South African Journal of Education, 30(1), 59–74. https://www.ajol.info/index.php/saje/article/view/52602
Pelana, R. (2012). Manajemen pembelajaran yang menyenangkan pada mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK). Jurnal Pendidikan Dasar, 3(5).
Pratama, A. L. (2018). Pemberdayaan pendidik (studi kasus pengembangan keprofesian berkelanjutan guru di SMK N Seni). Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 6(1), 90. https://doi.org/10.21831/amp.v6i1.9276
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, Pub. L. No. 14 (2005). http://www.sjdih.depkeu.go.id/fullText/2005/14TAHUN2005UU.htm
Rohmah, W. (2016). Upaya meningkatkan pengembangan keprofesian berkelanjutan dalam peningkatan profesionalisme guru. Prosiding SNP (Seminar Nasional Pendidikan) Prodi Pendidikan Akuntansi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. http://hdl.handle.net/11617/7267
Safitri, R. (2018). Pengembangan keprofesionalan berkelanjutan bagi Guru di SMP Negeri 1 Mallusetasi. FIS.
Scales, P., Pickering, J., & Senior, L. (2011). Continuing professional development in the lifelong learning sector. McGraw-Hill Education (UK).
Soeharto, S., Sukir, S., & Nugraha, A. C. (2013). Model pengembangan keprofesian berkelanjutan guru SMK program keahlian ketenagalistrikan menggunakan multimedia interaktif berbasis portal e-learning. Universitas Negeri Yogyakarta.
Sudira, P. (2016). TVET Abad XXI, filosofi, teori konsep, dan strategi pembelajaran vokasional. UNY Press.
Sujianto, S., Mukhadis, A., & Isnandar, I. (2013). Pengembangan profesionalitas berkelanjutan guru bersertifikat pendidik di SMK rumpun teknologi. Teknologi Dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan Dan Pengajarannya, 35(1). https://doi.org/10.17977/tk.v35i1.2977
Sukanti, S., Sumarsih, S., Siswanto, S., & Widayati, A. (2008). Persepsi mahasiswa program studi pendidikan akuntansi FISE UNY terhadap profesionalitas guru berdasarkan undang-undang guru dan dosen no 14 Tahun 2005. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 6(2). http://journal.uny.ac.id/index.php/jpakun/article/view/935
Sulasmono, B. S. (2017). Kebijakan pemerintah tentang profesionalisme pendidik. Seminar Nasional Pendidikan Agama Kristen. http://semnas.sttsimpson.ac.id/index.php/SNPK/article/view/25
Suprayitno, A. (2019). Pedoman penyusunan dan penulisan jurnal ilmiah bagi guru. Deepublish.
Wagner, T. (2014). The global achievement gap: Why even our best schools don’t teach the new survival skills our children need-and what we can do about it. Basic Books.