PKM Buah Naga Merah Di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur

Heri Wijaya* -  Akademi Farmasi Samarinda, Indonesia
Yulistia Budianti Soemarie -  Akademi Farmasi Samarinda, Indonesia
Nurul Fatimah -  Akademi Farmasi Samarinda, Indonesia

DOI : 10.24903/jam.v2i2.375

Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka Program Kemitraan Masyarakat, dengan sasaran adalah masyarakat Kecamatan Samboja khususnya warga Desa Wonotirto dan Desa Beringin agung. Pelatihan dilakukan dalam lima (5) tahap. Metode pelatihan budidaya ini dengan melakukan pelatihan dan penyuluhan kepada peserta tentang budidaya tanaman buah naga merah, penanganan virus dan penanganan paska panen, proses pembuatan sirup dan ice cream dari daging buah naga merah, proses pengolahan saos dan saos pedas dari limbah kulit buah naga merah, Proses pengemasan produk olahan, dan cara analisis ekonomi dan strategi pemasaran.

Peserta dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama adalah petani buah naga dan kelompok kedua adalah ibu-ibu PKK. Kegiatan pertama dilakukan dengan mengundang narasumber dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.Penyampaian materi dengan metode ceramah dilakukan di dalam ruangan yang dilanjutkan dengan diskusi dan praktek yang dilakukan langsung oleh peserta pelatihan dengan dibimbing oleh pemateri
Keywords
Buah Naga; Pelatihan; Samboja
  1. Bowman JE. (2008). Good agricultural practices and Eurep GAP certification for Vietnam's small farmer-based dragon fruit industry. Joint Annual Meeting, Celebrating the International Year of Planet Earth. George R. Brown Convention Center, Houston, Texas.
  2. Hardjadinata. (2010). Budidaya Buah Naga Super Red secara Organik. Penebar Swadaya, Bogor.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2018-09-27
Published: 2018-09-27
Section: Articles
Article Statistics: 116 262