FAKTOR PENYEBAB KERACUNAN AKUT PENGGUNAAN PESTISIDA PADA PETANI DI DESA PONORAGAN KECAMATAN LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Dina Lusiana S* -  Mulawarman Unversity, Indonesia

Acute pesticide poisoning resulting from the use of pesticides that enter the body. Ponoragan village, is an agricultural area so that the majority of the population worked as farmers who have suffered acute poisoning risks resulting from the use of pesticides. Cholinesterase examination results by the District Health Office Kutai is obtained from 223 farmers who checked there are 100 farmers who suffered acute poisoning due to exposure to pesticides. Improper use of pesticides will cause acute poisoning among farmers. The purpose of this study was to determine the relationship PPE use, work of service, and duration of exposure and acute poisoning pesticide on farmers in the Ponoragan. This type of research is analytic survey with cross sectional approach. Collecting data using by a questionnaire with a sample of 69 people. The results showed that there was no relationship between duration of exposure (p = 0.290) with acute pesticide poisoning. There was a relationship between of work of service (p = 0.025), the use of PPE (p = 0.052) and acute pesticide poisoning.

Keywords
PPE, work of service, duration of exposure, pesticide and acut poisoning
  1. Afriyanto. 2008. Kajian Keracunan Pestisida Pada Petani Penyemprot Cabe Di Desa Candi Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Tesis. Semarang : Program Pascasarjana Kesehatan lingkungan : UNDIP. 2008.
  2. Aprinias. 2009. Kesehatan Lingkungan Antara Harapan Dan Kenyataan, Menggunakan Pestisida Secara Bijak. Http://www.aprinias. blogspot.com/2009/10/penggunaan pestisida.html. Tanggal Akses: 20 September 2010.
  3. Data Anggota Kelompok Tani Sumber Rukun Di Desa Ponoragan Kecamatan Loakulu Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2010.
  4. Data Laporan Seksi Penyehatan Lingkungan Perumahan (PLP) Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2008.
  5. Himmawan, Lambang Satria. 2006. Pengaruh Pemakaian Alat Pelindung Pernapasan Terhadap Kapasitas Fungsi Paru Petani Sayuran Pengguna Pestisida Semprot. Skripsi. Semarang : FIK UNNES. 2006.
  6. Kutaikartanegara. 2010. Profil Kutai Kartanegara. Tenggarong : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
  7. Muhajir, Anton. 2009. Revolusi Hijau, Menjerat Petani Dengan Racun. http:// www.balebengong.net/tetangga/2009/05/28/revolusi-hijau-menjerat-petani-dengan-racun.html. Tanggal Akses : 27 September 2010.
  8. Runia, Yodenca Assti. 2008. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keracunan Pestisida Organofosfat, Karbamat, Dan Kejadian Anemia Pada Petani Hortikultura Di Desa Tejosari Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Tesis. Semarang : Program Pascasarjana Kesehatan lingkungan UNDIP. 2008.
  9. Subakir. 2008. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keracunan Pestisida Pada Petani Sayur Di Kota Jambi Tahun 2008. Poltekkes Jambi : Jambi.
  10. SKB Tenggarong. 2010. Profil Desa. Tenggarong : SKBTenggarong.
  11. Yuantari, Maria Goretti Catur. 2009. Studi Ekonomi Lingkungan Penggunaan Pestisida Dan Dampaknya Pada Kesehatan Petani Di Area Pertanian Hotikultura Desa Sumber Rejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Tesis. Semarang : Program Pascasarjana Kesehatan lingkungan UNDIP. 2009

Full Text:
Article Info
Submitted: 2018-06-04
Published: 2018-06-04
Section: Articles
Article Statistics: 17 121