Faktor ibu dan waktu pemberian MPASI berhubungan dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Fatukanutu, Kabupaten Kupang

  • Asweros Umbu Zogara 085253265490
  • Meyrina Sulastri Loaloka Poltekkes Kemenkes Kupang

Abstract

Latar Belakang:

Balita sangat rawan mengalami gangguan kesehatan akibat dari masalah gizi karena balita menjadi awal dari pertumbuhan dan perkembangan anak. Balita yang kekurangan gizi akan berisiko mengalami masalah kesehatan di masa mendatang. Penyebab masalah gizi pada balita antara lain, faktor orang tua karena balita masih sangat bergantung dengan orang tua, serta pemberian MPASI dini.

Tujuan :

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor ibu dan waktu pemberian MPASI dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Fatukanutu, Kabupaten Kupang.

Metode Penelitian:

Penelitian dilaksanakan di Desa Oefeto dan Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang pada bulan September sampai Desember 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah studi cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 238 balita dan data dianalisis menggunakan uji chi square.

Hasil :

Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balitaa dalah pendidikan ibu (p value=0,001), pengetahuan gizi ibu (p value=0,000), perilaku gizi ibu (p value=0,000), dan waktu pemberian MPASI (p value=0,000), sedangkan pekerjaan ibu (p value= 0,817), dan sikap ibu tentang gizi (p value=0,444) tidak berhubungan dengan status gizi balita.

Kesimpulan:

Intervensi perlu dilakukan terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita, antara lain peningkatan pengetahuan gizi, serta penerapan perilaku gizi ibu.

 

Keywords: Put 3-5 your keywords here; keywords separated by semicolon

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akeredolu, I., Osisanya, J. ., Seriki-Mosadolorun, J. ., & Okorafor, U. (2014). Mothers’ Nutritional Knowledge, Infant Feeding Practices and Nutritional Status of Children (0-24 Months) in Lagos State, Nigeria. European Journal of Nutrition & Food Safety, 4(4), 364–374. https://doi.org/10.9734/ejnfs/2014/7604
Akombi, B. J., Agho, K. E., Hall, J. J., Wali, N., Renzaho, A. M. N., & Merom, D. (2017). Stunting, wasting and underweight in Sub-Saharan Africa: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 14(863), 1–18. https://doi.org/10.3390/ijerph14080863
Asfaw, M., Wondaferash, M., Taha, M., & Dube, L. (2015). Prevalence of undernutrition and associated factors among children aged between six to fifty nine months in Bule Hora district, South Ethiopia. BMC Public Health, 15(41), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12889-015-1370-9
Beiersmann, C., Lorenzo, J. B., Bountogo, M., Tiendrébeogo, J., Gabrysch, S., Yé, M., Jahn, A., & Mü ller, O. (2013). Malnutrition determinants in young children from Burkina Faso. Journal of Tropical Pediatrics, 59(5), 372–379. https://doi.org/10.1093/tropej/fmt037
Berra, W. G. (2013). Knowledge , Perception and Practice of Mothers / Caretakers and Family ’ s. 2(4), 78–86.
Das, S., & Gulshan, J. (2017). Different forms of malnutrition among under five children in Bangladesh: a cross sectional study on prevalence and determinants. BMC Nutrition, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s40795-016-0122-2
Fajriani, F., Aritonang, E. Y., & Nasution, Z. (2020). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Gizi Seimbang Keluarga dengan Status Gizi Anak Balita Usia 2-5 Tahun. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(1), 1–11. https://doi.org/10.33221/jikm.v9i01.470
Imdad A, Yakoob MY, & Bhutta ZA. (2011). Impact of maternal education about complementary feeding and provision of complementary foods on child growth in developing countries. BMC Public Health, 11(Suppl 3), S25--S39. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3231899/?tool=pubmed
Inayati, D., Scherbaum, V., Purwestri, R., Hormann, E., Wirawan, N., Suryantan, J., Hartono, S., Bloem, M., Pangaribuan, R., Biesalski, H., Hoffmann, V., & Bellows, A. (2012). Improved nutrition knowledge and practice through intensive nutrition education: A study among caregivers of mildly wasted children on Nias Island, Indonesia. International Breastfeeding Journal, 7(3), 117–127.
Jayanti, L. D., Effendi, Y. H., & Sukandar, D. (2011). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Serta Perilaku Gizi Seimbang Ibu Kaitannya Dengan Status Gizi Dan Kesehatan Balita Di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Jurnal Gizi Dan Pangan, 6(3), 192–199. https://doi.org/10.25182/jgp.2011.6.3.192-199
Jemide, J., Ene-Obong, H., Edet, E., & Udoh, E. (2016). Association of maternal nutrition knowledge and child feeding practices with nutritional status of children in Calabar South Local Government Area, Cross River State, Nigeria. International Journal of Home Science, 2(1), 293–298. www.homesciencejournal.com
Kementerian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan. (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2018. In Riset Kesehatan Dasar.
Kuntari, T., Jamil, N. A., & Kurniati, O. (2013). Faktor Risiko Malnutrisi pada Balita. Kesmas: National Public Health Journal, 7(12), 572–576. https://doi.org/10.21109/kesmas.v7i12.333
Lestari, M. U., Lubis, G., & Pertiwi, D. (2014). Hubungan Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) dengan Status Gizi Anak Usia 1-3 Tahun di Kota Padang Tahun 2012. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(2), 188–190. https://doi.org/10.25077/jka.v3i2.83
Ni’mah, C., & Muniroh, L. (2015). Hubungan Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengetahuan dan Pola Asuh Ibu dengan Wasting dan Stunting pada Balita Keluarga Miskin. Media Gizi Indonesia, 10(1), 84–90. https://doi.org/Vol. 10, No. 1 Januari–Juni 2015: hlm. 84–90 terdiri
Novignon, J., Aboagye, E., Agyemang, O. S., & Aryeetey, G. (2015). Socioeconomic-related inequalities in child malnutrition: evidence from the Ghana multiple indicator cluster survey. Health Economics Review, 5(34), 1–11. https://doi.org/10.1186/s13561-015-0072-4
Octaviani, I. A., & Margawati, A. (2012). Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Buruh Pabrik Tentang Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi) Dengan Status Gizi Anak Balita (Studi Di Kelurahan Pagersari, Ungaran). Journal of Nutrition College, 1(1), 46–54. https://doi.org/10.14710/jnc.v1i1.692
Ogunlesi, T. A., Ayeni, V. A., Fetuga, B. M., & Adekanmbi, A. F. (2015). Severe acute malnutrition in a population of hospitalized under-five nigerian children. The Nigerian Postgraduate Medical Journal, 22(1), 15–20. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25875406
Putri, D., & Wahyono, T. (2013). Faktor Langsung Dan Tidak Langsung Yang Berhubungan Dengan Kejadian Wasting Pada Anak Umur 6 – 59 Bulan Di Indonesia Tahun 2010. Media of Health Research and Development, 23(3), 110–121. https://doi.org/10.22435/mpk.v23i3.3280.110-121
Putri, R. F., Sulastri, D., & Lestari, Y. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(1), 254–261. http://jurnal.fk.unand.ac.id
Qasem, W., Fenton, T., & Friel, J. (2015). Age of introduction of first complementary feeding for infants: A systematic review. BMC Pediatrics, 15(107). https://doi.org/10.1186/s12887-015-0409-5
Rachmi, C. N., Agho, K. E., Li, M., & Baur, L. A. (2016). Stunting, underweight and overweight in children aged 2.0-4.9 years in Indonesia: Prevalence trends and associated risk factors. PLoS ONE, 11(5), 1–17. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0154756
Rahim, F. K. (2014). Faktor Risiko Underweight Balita Umur 7-59 Bulan. KESMAS - Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 115–121. https://doi.org/10.15294/kemas.v9i2.2838
Rohimah, E., Kustiyah, L., & Hernawati, N. (2015). Pola Konsumsi, Status Kesehatan Dan Hubungannya Dengan Status Gizi Dan Perkembangan Balita. Journal of Nutrition and Food, 10(2), 93–100. https://doi.org/10.25182/jgp.2015.10.2.%p
Saaka, M., Wemakor, A., Abizari, A. R., & Aryee, P. (2015). How well do WHO complementary feeding indicators relate to nutritional status of children aged 6-23 months in rural Northern Ghana? BMC Public Health, 15(1157), 1–12. https://doi.org/10.1186/s12889-015-2494-7
Udoh, E. E., & Amodu, O. K. (2016). Complementary feeding practices among mothers and nutritional status of infants in Akpabuyo Area, Cross River State Nigeria. SpringerPlus, 5(2073), 1–19. https://doi.org/10.1186/s40064-016-3751-7
Zogara, A. U., Hadi, H., & Arjuna, T. (2014). Riwayat pemberian ASI eksklusif dan MPASI dini sebagai prediktor terjadinya stunting pada baduta di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 2(1), 41–50. https://doi.org/10.21927/ijnd.2014.2(1).41-50
Published
2021-06-30
How to Cite
Umbu Zogara, A., & Loaloka, M. S. (2021). Faktor ibu dan waktu pemberian MPASI berhubungan dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Fatukanutu, Kabupaten Kupang. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 39-47. https://doi.org/10.24903/kujkm.v7i1.1022
Section
Articles