Penerapan Teknologi Rorak untuk Konservasi Tanah pada Perkebunan Kakao di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan
Application of Rorak Technology for Soil Conservation in Cocoa Agroecosystems of Pejalin Village, Tanjung Palas District
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan merekomendasikan teknologi rorak kepada petani kakao di Desa Pejalin sebagai upaya konservasi tanah dan pengelolaan limbah organik. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode partisipatif edukatif dengan sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme peserta meskipun interaksi saat diskusi masih terbatas. Teknologi rorak terbukti mampu menampung air dan bahan organik untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, serta mencegah erosi. Penerapan teknologi ini sangat relevan untuk wilayah tropis seperti Kalimantan Utara. Diperlukan pendampingan lanjutan untuk implementasi teknologi ini secara menyeluruh di lahan petani.
Kata kunci: Kakao; limbah organik; rorak; konservasi tanah; teknologi pertanian
ABSTRACT
This study aims to socialize and recommend the use of rorak technology to cocoa farmers in Pejalin Village as an effort for soil conservation and organic waste management. The activity was carried out through a participatory educational method involving material presentations and interactive discussions. Results show that while participant enthusiasm was high, interaction during discussions was limited. Rorak technology proved effective in retaining water and organic matter, improving physical, chemical, and biological soil properties, and preventing erosion. The application of this technology is highly relevant for tropical regions such as North Kalimantan. Further technical assistance is needed for the full implementation of this technology on farmers' land.
Keywords: Cocoa; organic waste; rorak; soil conservation; sustainable agriculture

