Pelatihan Akuntansi Entitas Dagang pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah melalui Aplikasi Zahir Accounting Versi 6

Pelatihan Akuntansi Entitas Dagang Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah melalui Aplikasi Zahir Accounting Versi 6

  • Martinus Robert Hutauruk University of Widya Gama Mahakam

Abstract

Keberlanjutan suatu usaha (going concern) adalah mutlak untuk dilakukan bagi setiap usaha, atau organisasi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan (profit oriented). Selain itu tujuan suatu badan ushaha yang bertujuan mencari laba adalah untuk menghasilkan laba sebesar-besarnya melalui pengorbanan yang sekecil-kecilnya. Termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang semakin hari semakin berkembang pesat jumlahnya di kota Samarinda dan sekitarnya, memerlukan suatu penataan administrasi bisnis yang lebih baik. Disadari keberadaan UMKM khususnya dalam bidang dagang memiliki keunikan pola bisnis yang dijalankannya. Tidak hanya sekadar menjual barang dagangannya saja, namun masih banyak dari bidang bisnis dagang ini yang belum menerapkan prinsip akutansi entitas dagang yang sesungguhnya. Model usaha dagang yang seperti ini, memerlukan penanganan khusus dalam persediaan barang dagangan dan pengelolaannya hingga dampaknya terhadap laporan keuangan. Karena persediaan barang dagangan sifatnya adalah spesifik pada usaha dagang

Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pengusaha UMK dalam bidang dagang untuk secara mandiri mampu mengelola usaha atau bisnisnya dengan lebih profesional hingga mampu menghadirkan laporan keuangan yang memadai dan dengan dukungan laporan lainnya yang dihadirkan dalam penggunaan software akuntansi yang terpercaya dan telah digunakan di Indonesia, Australia, Malayasia dan Singapura.

Published
2020-07-07
How to Cite
Hutauruk, M. R. (2020). Pelatihan Akuntansi Entitas Dagang pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah melalui Aplikasi Zahir Accounting Versi 6: Pelatihan Akuntansi Entitas Dagang Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah melalui Aplikasi Zahir Accounting Versi 6. Jurnal Abdimas Mahakam, 4(02), 227-237. https://doi.org/10.24903/jam.v4i02.911