Pemberdayaan Kader Melalui Hidroponik pada Lahan Sempit sebagai Upaya Preventif Diabetes Melitus

  • Retno Yulianti FK Universitas Pembanguna nasional Veteran Jakarta
  • Andri Pramesyanti Pramono FK UPN Veteran Jakarta
  • Boenga Nurcita FK UPN Veteran Jakarta
Abstract views: 71 , PDF downloads: 35
Keywords: hidroponik, diabetes melitus

Abstract

Permasalahan yang terjadi sebanyak 15 persen penduduk Depok menyandang penyakit diabetes melitus serta penyebab kematian sekitar 6.84%. Kurangnya perhatian penyandang diabetes terhadap upaya preventif menanggulangi komplikasi diabetes, maka upaya yang dapat dilakukan melalui bercocok tanam dengan hidroponik meskipun memiliki pekarangan yang sempit. Tujuan kegiatan adalah agar kader Posbindu di RW 05 Kelurahan Gandul dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan barang bekas sebagai upaya mengurangi keberadaan sampah plastik  serta memberi pengetahuan peluang wirausaha baru dari hidroponik. Metode kegiatan adalah memberikan penyuluhan kesehatan dan pembekalan hidroponik sistem Wick, diskusi dan tanya jawab serta demonstrasi dan praktek mandiri dengan menggunakan barang bekas. Evaluasi kegiatan dengan melihat kehadiran dan antusiasme kader dalam diskusi dan praktek serta penilaian pretest dan postest. Hasil kegiatan adalah kehadiran peserta kader sebanyak 93,3%, peningkatan pengetahuan sekitar 80% dan peningkatan sikap positif kader menjadi 92,86% dari total peserta terhadap hidroponik, antusiasme kader yang tinggi lewat interaksi pada saat praktek budidaya hidroponik, serta membuat wadah tanaman dari barang bekas. Kesimpulan kegiatan adalah para kader RW 05 telah menerapkan pemanfaatan lahan pekarangan dengan bercocok tanam, sehingga pembekalan hidroponik dapat memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan budidaya sayuran dalam pot/wadah dari barang bekas dan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga.  

 

Author Biography

Retno Yulianti, FK Universitas Pembanguna nasional Veteran Jakarta
departemen Patologi anatomi dan dosen fungsional

References

Dinas Kesehatan Depok. (2018). Profil kesehatan Kota Depok Tahun 2018. Profil Kesehatan Kota Bukittinggi, (54), 38–74. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2006.12.019

Ridhwan, M., Agung, H., & Nugroho, C. (2007). LAPORAN AKHIR PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA HIDROPONIK SEBAGAI PENGHASIL SAYUR-SAYURAN ORGANIK DENGAN MEDIA LIMBAH RUMAH TANGGA DI DESA BABAKAN, KECAMATAN DARMAGA.

Ashari, Saptana, dan T.B. Purwantini.(2012). Potensi dan prospek pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi (30): 13-30.

BPS kota Depok.(2014a). Statistik Daerah Kecamatan Cinere 2014. Badan Pusat Statistik Kota Depok: x + 31 hal.

BPS kota Depok.(2014b). Kecamatan Cinere dalam angka 2014 :Cinere district in figures. Badan Pusat Statistik Kota Depok: ix + 65 hal.

Dinkes Depok.(2017). http://dinkes.depok.go.id/wp-content/uploads/PROFIL-KESEHATAN-KOTA-DEPOK-2017.pdf

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.(2015).Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia.PB.PERKENI

Dinas Kesehatan Depok. (2018). Profil kesehatan Kota Depok Tahun 2018. Profil Kesehatan Kota Bukittinggi, (54), 38–74. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2006.12.019

Ridhwan, M., Agung, H., & Nugroho, C. (2007). Laporan Akhir Program Kreativitas Mahasiswa Hidroponik Sebagai Penghasil Sayur-Sayuran Organik Dengan Media Limbah Rumah Tangga Di Desa Babakan, Kecamatan Darmaga.

Roidah, I.S.(2014). Pemanfaatan Lahan Dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. Jurnal Universitas Tulungagung Bonorowo. Vol. 1, No. 2, Tahun 2014 (online), diakses 7 Juni 2017.

Published
2020-01-29
How to Cite
Yulianti, R., Pramono, A. P., & Nurcita, B. (2020). Pemberdayaan Kader Melalui Hidroponik pada Lahan Sempit sebagai Upaya Preventif Diabetes Melitus. Jurnal Abdimas Mahakam, 4(1), 131-140. https://doi.org/10.24903/jam.v4i1.805
Section
Articles