Intervensi Edukasi Gizi dan Gaya Hidup terhadap Antropometri dan Faktor Resiko Sindrom Metabolik pada Dewasa Muda dengan Berat Badan Lebih dan Kegemukan

  • Dian Handayani Universitas Brawijaya
  • Sri Andarini Universitas Brawijaya
  • Inggita Kusumastuty Universitas Brawijaya
  • Adelya Desi Kurniawati Universitas Brawijaya
  • Ilzamha Hadijh Rusda Universitas Brawijaya
  • Rahma Micho Widyanto Universitas Brawijaya
  • Eka Nanda Wulandar Universitas Brawijaya
  • Wahyu Alfyati Regina Universitas Brawijaya
Keywords: Obesitas, Mahasiswa, IMT, VO2Max, gaya hidup sehat

Abstract

Obesitas adalah peningkatan berat badan akibat asupan yang melampaui kebutuhan fisik dan skeletal yang ditandai dengan penimbunan lemak tubuh yang berlebih. Obesitas dapat meningkatkan resiko kematian. Selain hal tersebut, peningkatan indeks Massa Tubuh (IMT) berkaitan dengan tingginya tekanan darah dan terjadinya peningkatan total kolesterol menjadi salah satu faktor terjadinya resiko jantung koroner dan stroke. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan kepada mahasiswa Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dengan tujuan memberikan pemahaman kepada mahasiwa terkait manfaat hidup sehat dengan berat badan ideal serta mencetak edukator obesitas pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah edukasi kepada mahasiswa terkait perubahan gaya hidup sehat serta pre dan post test dari intervensi. Hasil dari pengukuran antara parameter sebelum dan sesudah intervensi adalah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap berat badan, IMT dan nilai VO2Max dan tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap parameter % lemak total, % visceral fat, kadar kolesterol dan kadar glukosa darah puasa. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti tingkat kepatuhan, peserta yang sedang sakit, usia dan lain-lain. Hasil kegiatan ini dapat memberi pemahaman kepada mahasiswa bahwa perubahan gaya hidup sehat dapat mempengaruhi berat badan, IMT dan nilai VO2Max dengan intervensi yang dilakukan seperti dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Mahasiswa juga dapat mengetahui dinamika menjadi edukator dalam memberi edukasi kepada masyarakat umum.

References

Calvo, N. M., Chavarro, J. E., Falbe, J., Hu, F. B., Field, A. E. (2016). Adherence to the Mediterranean Dietary Pattern and BMI Change among U.S. Adolescents. Int J Obes, 7, 1103-1108.

Dennis, E. A., Dengo, A. L., Comber, D. L., Flack, K. D., Savla, J., Davy, B. M. (2010). Water Consumption Increases Weight Loss During a Hypocaloric Diet Intervention in Middle-Aged and Older Adults. Obesity Journal, 300-307.

Faeh, D., Braun, J., Tarnutzer, S., Bopp, M. (2011). Obesity But Not Overweight Is Associated With Increased Mortality Risk. European Journal Epidemiology, 26, 647-655.

Kahleova, H., Lloren J. I., Mashchak, A., Hill, M., Fraser, G. E. (2016). Meal Frequency and Timing Are Associated With The Changes In Body Mass Index in Adventist Health Study 2. The Journal of Nutrition, 1-7.

Mahan, L. K., Raymond, J. L., Stump, E.S. (2012). Krause’s Food And The Nutrition Care Process (13th Ed). Canada: Elsevier.

Mulyasari, I., Muis, S. F., Kartini, A. (2015). Pengaruh Asupan Air Putih Terhadap Berat Badan, Indeks Massa Tubuh dan Persen Lemak Tubuh Pada Remaja Putri yang Mengalami Gizi Lebih. Jurnal Gizi Indonesia, 3, 120-125.

Patel, C. H., Mishra, V. C., Shobha, S. N., Dayama, S., Jadeja, J. M. (2012). A Study Of Correlation Between Exercise, Body Mass Index Nad Heart Rate. International Journal of Basic and Applied Physiology, 1, 93-97.

Rahmawati, Widya., Wiedjarningtyas, A. N., Setyawan, Hanifah., Handayani, Dian. (2014). Kontribusi Makanan Tradisional Indonesia Terhadap Kecukupan Energi dan Zat Gizi Makro Di Kota Malang, Jawa Timur Indonesia. The International One Day Seminar (IODS) on Obesity and Metabolic Syndrome. Nutrition Dept. University of Brawijaya Malang.

Reilly, J. J., Kelly, J. (2011). Long-Term Impact Of Overweight And Obesity In Childhood And Adolescence On Morbidity And Premature Mortality In Adulthood: Systematic Review. International Journal Of Obesity, 35, 891-898.

Suhaema., Masthalina, H. (2015). Pola Konsumsi dengan Terjadinya Sindrom Metabolik di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 9, 340-347.

Published
2019-01-31
How to Cite
Handayani, D., Andarini, S., Kusumastuty, I., Kurniawati, A. D., Rusda, I. H., Widyanto, R. M., Wulandar, E. N., & Regina, W. A. (2019). Intervensi Edukasi Gizi dan Gaya Hidup terhadap Antropometri dan Faktor Resiko Sindrom Metabolik pada Dewasa Muda dengan Berat Badan Lebih dan Kegemukan. Jurnal Abdimas Mahakam, 3(1), 1-8. https://doi.org/10.24903/jam.v3i1.404
Section
Articles