Hubungan Kadar Kolesterol dan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Hipertensi pada Anggota Polisi di Klinik Bhayangkara Polres Madiun Kota

Kadar Kolesterol, Indeks Massa Tubuh, dan Kejadian Hipertensi

  • Oktafa Oktafa Laila Nurjannah STIKES BHAKTI HUSADA MULIA

Abstract

Latar Belakang:

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah ‎diastolik ≥ 90 mmHg ‎pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang‎.

Tujuan :

Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan kadar kolesterol dan indeks massa tubuh dengan kejadian hipertensi pada anggota polisi di Klinik Bhayangkara Polres Madiun Kota.

Metode Penelitian:

Jenis penelitian menggunakan desain studi kasus kontrol dengan sampel berjumlah 132 orang. ‎Teknik sampel ‎yang digunakan adalah simple random sampling. Analisis data dilakukan ‎secara bertahap mencakup analisis ‎univariat, bivariat menggunakan chi-square, dan multivariat ‎menggunakan regresi logistik‎.

Hasil :

Hasil penelitian menunjukkan nilai p value variabel ‎kadar kolesterol adalah 0,250 dan nilai p value variabel ‎indeks ‎massa tubuh adalah ‎‎0,045 (aOR = 2,270: 95% CI = 1,020-5,056). Sehingga variabel yang berhubungan ‎‎dengan ‎kejadian hipertensi pada anggota polisi di Klinik Bhayangkara Polres Madiun ‎Kota adalah indeks ‎massa tubuh ‎‎(IMT)‎.

Kesimpulan:

Dapat disimpulkan hubungan kejadian hipertensi pada anggota polisi di Klinik Bhayangkara Polres Madiun ‎Kota adalah IMT dengan kategori obesitas ( ≥ 25 kg/m2) merupakan faktor risiko yang ‎berpengaruh terhadap ‎hipertensi pada anggota Polres Madiun Kota‎.

Kata Kunci: Kadar Kolesterol, Indeks Massa Tubuh, dan Kejadian Hipertensi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-03-23
How to Cite
Oktafa Laila Nurjannah, O. (2021). Hubungan Kadar Kolesterol dan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Hipertensi pada Anggota Polisi di Klinik Bhayangkara Polres Madiun Kota: Kadar Kolesterol, Indeks Massa Tubuh, dan Kejadian Hipertensi. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2). https://doi.org/10.24903/kujkm.v6i2.930
Section
Articles