Analisis Kejadian Pneumonia Pada Balita Berdasarkan Pendekatan Bina Suasana di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda

  • Sofiana Nimur Universitas Widya Gama Mahakam
  • I Putu Sukra Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur
  • Andi Suyatni Universitas Widya Gama Mahakam
Keywords: Pneumonia, Bina Suasana, Ajakan kesehatan, Dukungan Kebijakan, Partisipasi Masyarakat

Abstract

Latar Belakang:

Pneumonia merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang mengenai jaringan paru (alveoli). Data Dinas Kesehatan kota samarinda dilihat berdasarkan data kasus pneumonia pada tahun 2016, 2017 dan 2018 diketahui bahwa pada tahun 2018 Puskesmas Palaran merupakan Puskesmas dengan kasus kejadian pneumonia paling tinggi di antara semua puskesmas yang ada di kota samarinda, dimana pada tahun 2016 terdapat 94 kasus, 2017 86 kasus dan 2018 196 kasus.

Tujuan :

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejadian pneumonia pada balita berdasarkan pendekatan bina suasana di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran kota Samarinda tahun 2019.

Metode Penelitian:

Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenalogi. data menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi pada 3 ibu balita penderita pneumonia dan 1 orang petugas pemegang program pneumonia.

Hasil :

Hasil penelitian menunjukan ajakan kesehatan belum terlaksana secara maksimal karena kurang maksimalnya pendekatan  bina suasana, metode bina suasana yang terlaksana merupakan bina suasana publik yakni melaui media, namun belum efektif. Sudah ada dukungan kebijakan berupa KTR, CTPS, etika batuk, ASI eksklusif dan pemberian imunisasi yang sudah disosialisasikan ke masyarakat, dan partisipasi masyarakat belum maksimal karena peran petugas dalam bina suasana individu, kelompok masyarakat dan publik belum maksimal dilakukan.

Kesimpulan:

Ajakan kesehatan belum maksimal dilakukan di Wilayah Kerja puskesmas palaran disebabkan upaya menciptkan bina  suasana hanya dilakukan melalui media di Puskesmas dan media yang tersedia juga kurang efektif karena hanya menggunkan poster, leaflet dan brosure dan belum ada keterlibatan atau partisipasi dari tokoh masyarakat dan kelompok masyarakat untuk menyebarluarkan informasi pneumonia karena petugas kesehatan belum melaksanakan upaya bina suasana kepada tokoh masyarakat dan kelompok masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriani, Merryana dan BambangWirajatmadi. 2012. Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta :Kencana.

Agussalim. Hubungan Pegetahuan, Status Imunisasi dan Keberadaan Perokok dalam rumah dengan Penyakir Infeksi Saluran Pernafasan Akut Pada Balita di Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Stikes, 1(2).

Bachri, S Bachtiar. 2010. Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif. Jurnal Teknologi Pendidikan, Vol. No.10.1 April 2010 (46-62).

Budiarto. 2015. Kualitas Pelayanan Kesehatan Puskesmas Di Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang.Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politikjurusan Ilmu Administrasi.UniversitasHasanudin.

Ceria, I. (2016). Hubungan faktor risiko intrinsik dengan kejadian pneumonia pada anak balita. Jurnal Medika Respati, 11(4), 44–52

Dinas Kesehatan Kota Samarinda 2016. Profil Kesehatan Kota Samarinda Tahun 2016.

Efni, Yulia, dkk. 2016. Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Kelurahan Air Tawar Barat Padang. Jurnal Kesehatan Andalas vol 5, No 2 (2016).

Evi, Kresno dan Kresno Sudarti. 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif Bidang Kesehatan. Rajawali Pers, 2016.

Handayani, Rizqa Wahyu. 2016. Beberapa Faktor Resiko Pneumonia pada Balita (Studi di Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo). Porgram Studi Magister Epidemiologi. Universitas Diponegoro Semarang 2016.

Kementrian Kesehatan RI. 2018. Profil Kesehatan RI 2017. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018.

Notoadmodjo, Soekidjo. 2012. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta, 2012.

Permatasari, Elok dan Kholifah, Siti. 2014. Analisis Strategi Bina Suasana Dalam Pelaksanaan Kemitraan Bidan Dan Dukun Bayi. The Indonesian Journal Of Health Science, Vol. 4, No. 2, Juni 2014.

Raco, 2010. Metode penelitian Kualitatif Jenis, Karakteristik dan keunggulannya. Jakarta : PT Gramedia Widiasarana Indonesia

Susilowati, Dwi. 2016. Promosi Kesehatan. Pusat pendidikan sumber Daya Manusia Kesahatan.

WHO,2016.https://www.who.int/newsroom/facsheets/detail/pneumonia.Diakses.Tanggal 25 Mei 2019.

Published
2020-03-03
How to Cite
Nimur, S., Sukra, I. P., & Suyatni, A. (2020). Analisis Kejadian Pneumonia Pada Balita Berdasarkan Pendekatan Bina Suasana di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 114-123. https://doi.org/10.24903/kujkm.v5i2.837
Section
Articles