Mutu Cabai Merah Besar Segar (capsicum annum l.) Pada Suhu Ruang Dengan Jenis Pengemasan Yang Berbeda Selama Penyimpanan

  • Dian Puspitasari Universitas Widya Gama Mahakam
  • Dhito Dwi P Politeknik Negeri Nusa Utara
Keywords: Mutu Cabai Merah Besar Segar, Suhu Ruang, Penyimpanan

Abstract

Latar Belakang:

Cabai merah besar merupakan salah satu komoditas sayuran penting di kalangan masyarakat. Selain berguna untuk penyedap masakan cabai merah juga bernilai tinggi karena memiliki banyak kandungan gizi. Permasalahan yang sering dihadapi pada cabai merah yaitu cepat busuknya tanaman tersebut pasca panen. Oleh karena itu, penanganan pasca panen yang baik merupakan salah satu alternatif yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah penurunan mutu.

Tujuan :

Tujuan penelitian ini mengetahui mutu cabai merah besar segar (Capsicum Annum L.) pada suhu ruang dengan jenis pengemasan yang berbeda selama penyimpanan.

Metode Penelitian:

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen sungguhan (True Experiment). Pendekatan penelitian eksperimen yang digunakan adalah menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Sampel dalam penelitian ini adalah cabai merah besar (Capsicum Annum L.) sebanyak 45 buah cabai. Analisis data menggunakan uji organoleptik.

Hasil :

penelitian menunjukkan bahwa paling baik dilakukan penyimpanan dengan menggunakan kemasan kotak kardus dikarenakan sampai hari ketujuh cabai merah besar pada ulangan 1 sampai ulangan 3 tetap menunjukkan mutu cabai merah yang baik yaitu agak segar, warna merah, beraroma cabai, tesktur tegar.

Kesimpulan:

Terdapat perbedaan mutu cabai merah besar segar (Capsicum Annum L.) dengan susut bobot dan lama penyimpanan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arif, A. Bin. (2016). Metode Accellarated Shelf Life Test (ASLT) Dengan

Pendekatan Arrhenius Dalam Pendugaan Umur Simpan Sari Buah Nanas,

Pepaya Dan Campedak. Bogor.

Hongi, H. N. A., Ijong, F., & Mamuaja, C. (2015). Komposisi Mikroba Berasosiasi Dengan Tingkat Kepedasan dan Kesegaran Cabai Rawit (Capsicum frutescens) Selama Penyimpanan Pada Suhu Ruang. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan, 3(2), 35–43.

Jamilah, M., Purnomowati, P., & Dwiputranto, U. (2017). Pertumbuhan Cabai Merah (Capsicum annuum L.) pada Tanah Masam yang Diinokulasi Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA) Campuran dan Pupuk Fosfat. Biosfera, 33(1), 37. http://doi.org/10.20884/1.mib.2016.33.1.347

Lamona, A., Purwanto, Y. A., & Sutrisno. (2015). Pengaruh Jenis Kemasan dan Penyimpanan Suhu Rendah Terhadap Perubahan Kualitas Cabai Merah Keriting Segar. Keteknikan Pertanian, 3(2), 145–152. http://doi.org/10.19028/jtep.03.2.145-152

Renate, D. (2009). Pengemasan Puree Cabe Merah Dengan Berbagai Jenis Plastik yang Dikemas. Teknologi Industri Dan Hasil Pertanian, 14(1),80–89.

Rochayat, Y. & M. (2015). Respon kualitas dan ketahanan simpan cabai merah (Capsicum annuum L .) dengan penggunaan jenis bahan pengemas dan tingkat kematangan buah, 14(1), 65–72.

Said, A. A. (2016). Desain Kemasan. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Sembiring, N. (2009). Pengaruh jenis bahan pengemas terhadap kualitas produk cabai merah. Universitas Sumatera Utara.

Setiadi. (2012). Bertanam Cabai dilahan Cabai dan Pot. Jakarta: Penebar Swadaya.

Somantri, R. U., & Syahri. (2016). Kajian Pengaruh Berbagai Jenis Kemasan

Terhadap Kehilangan Hasil Cabai Selama Pengangkutan. In Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal (pp. 616–624). Palembang: Balai

Pengkajian Teknologi Pertanian.

Waryat, N, R., & Yanis, M. (2016). Kajian Teknologi Kemasan Untuk

Memperpanjang Umur Simpan Cabai Merah Segar di Provinsi DKI Jakarta, 669–674.

Published
2019-06-24
How to Cite
Puspitasari, D., & P, D. D. (2019). Mutu Cabai Merah Besar Segar (capsicum annum l.) Pada Suhu Ruang Dengan Jenis Pengemasan Yang Berbeda Selama Penyimpanan. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 16-29. https://doi.org/10.24903/kujkm.v5i1.827
Section
Articles