HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PENGUNJUNG TERHADAP PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT TELUK BAYUR KABUPATEN BERAU TAHUN 2018

  • Kartina Wulandari Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
  • Aditya Ananda Ramadhan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
Abstract views: 276 , PDF downloads: 437
Keywords: Pengetahuan, Sikap, Praktik, DBD

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, terutama Aedes aegypti. Menurut data Badan Kesehatan Dunia, Asia Pasifik menanggung 75 persen dari beban dengue di dunia antara tahun 2004 dan 2010, sementara Indonesia dilaporkan sebagai negara ke-2 dengan kasus DBD terbesar diantara 30 negara wilayah endemis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan Praktik Pengunjung terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Teluk Bayur Kabupaten Berau Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa Ada Hubungan pengetahuan pengunjung terhadap kejadian DBD, Ada Hubungan sikap pengunjung terhadap kejadian DBD, Tidak Ada Hubungan pratik pengunjung terhadap kejadian DBD Di Puskesmas Teluk Bayur Kabupaten Berau. Disarankan bagi petugas Puskesmas untuk melakukan penyuluhan 3 M Plus, bagi masyarakat melakukan kegiatan 3 M Plus, di bentuk tenaga jumatik, menggunakan abate dan bagi penelitian agar di lakukan penelitian DBD dengan variabel dan tempat berbeda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

CNN INDOENESIA,2016. Indonesia Peringkat Dua Negara Endemis Demam Berdarah. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160616170332-255-138672/indonesia-peringkat-dua-negara-endemis-demam-berdarah. Di akses pada tanggal 2 Mei 2018

Deddy , Hasim maulana,2013. faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan pemberantasan sarang nyamuk DBD di kabupaten Mesuji. Jurnal Kesehatan Poltekes Kesehatan Kementrian Kesehatan Tanjung Karang. Vol. 4 No.2 Tahun 2013.

Depkes, 2016. Profil Kesehatan Kesehatan Kalimantan timur 2016. Berau

Dinas Kesehatan Berau, 2017, Profil Kesehatan Kabupaten Berau 2017, Berau.

Gede yusada,,2013. Hubungan Faktor Lingkungan dan Perilaku Masyarakat dengan Keberadaan Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar Selatan. ECOTROPHIC : Jurnal Ilmu Lingkungan (Journal of Environmental Science), [S.l.], vol. 3, No. 1, Nov. 2012. ISSN 2503-3395

info Datin, 2016. 22 April-Hari Demam Berdarah Dengue Situasi Dbd. Di Indonesia Pusat Data Dan Informasi Kementrian Kesehatan Ri.

Kemenkes RI,2016. Kendalikan DBD Dengan PSN 3M Plus http://www.depkes.go.id/article/view/16020900002/kendalikan-dbd dengan-psn-3m-plus.html di akses tanggal 3 Mei 2018

Kemenkes ri,2017. Demam berdarah dengue.

Montung, D. 2012. Hubungan Antara Karakteristik Individu, Pengetahuan, Sikap Dengan Tindakan Masyarakat Dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Kolongan Minahasa Utara. (Tesis), Manado: Universitas Sam Ratulangi.

Notoatmodjo S,2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta;

Notoatmodjo S.2007. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta

Puskesmas Teluk Bayur. 2015. Profil Puskesmas Teluk Bayur tahun 2015. Berau

Puskesmas Teluk Bayur. 2016. Profil Puskesmas Teluk Bayur tahun 2016. Berau

Puskesmas Teluk Bayur. 2017. Profil Puskesmas Teluk Bayur tahun 2017. Berau

Sulina Parida S,2012. hubungan keberadaaan jentik aedes aegypti dan pelaksaan 3M PLUS dengan kejadian penyakit DBD di lingkungan XVIII di kelurahan binjai kota medan. Skripsi.

WHO, 2018. Dangue And Severe Dengue. From World Health Organization.

Published
2019-04-01
How to Cite
Wulandari, K., & Ramadhan, A. A. (2019). HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PENGUNJUNG TERHADAP PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT TELUK BAYUR KABUPATEN BERAU TAHUN 2018. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 64-73. https://doi.org/10.24903/kujkm.v4i2.464
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)